Bungasepatu’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Air Mata Mutiara

Pada suatu hari seekor kerang ddasar laut mengadu n ngeluh pd ibuny sebab s’butr pasir tajam msk dlm tbhny yg lembk n merah.

“anakQ ..”kt ibu sambl b’cu2rn air mata

“Tuhn g k m’berikn pd qt bgs kerang s’buah tgnp shg ibu g bs m’nolongm. q tau bhw itu skt anakQ tp terimalah itu sbg takdr alm. kuatk hatiU.jgn terlalu lincah lg, kerahk smgtU u/ melawan rasa ngilu n nyeri itu. balutlah pasir itu dg getah perutU. hany itu yg bs U perbuat.”kata ibu kerg dg lembut
ank kerangp melakukan nasehat itu. ada hsl tp t’kdg rs skt msh ada. kdg dtgh kesakitanny dy meragukan nasehat ibuny. dg air mata dy b’tahan bertahun2 lamany.
tapi tanpa dsdriny sebuah mutiara udh mulai terbentuk dlm dagingny.mkn lama mutiarany mkn bsr, n rasa skt jd smkn wjr.
akhrny sesudah sekian tahun, sebutir mutiara yg utuh mengkilat n sgt berharga mahalp terbentuk dg sempurna. penderitaanny b’ubh mjd mutiara, air matany berubh mjd berharga.diriny kini, sbg hsl penderitaanny bertahun2 lbh berharga dr sejuta kerang lain yg cm dsantap org sbg krg rebs dpinggr jaln.

Penderitaan adl lorong transendental u/ mjdkn kerg biasa mjd kerg luar biasa. krn dpt dpertegas bhw kekecwaaan n penderitaan dpt m’ubh org biasa mjd luarrr biasa.
byk org yg mundr saat berada dilorong transndental tsb. mrk g thn dg cobaan yg mreka hdpi. sebenarny da 2 pilh yg dpt mrk masuki yi mjd org yg dsantap org or mjd kerg yg m’hslk mutiara. syg byk org m’ambil pilhn pertama.
saat ni mgk qt berda dlorong itu..bimbg, ragu n takut. tp cobalah u/ tegar n bersabar..sambil berkata
“air mataQ dperhitungkan Allh n cobaan ni akn mjdkQ mutiara yg indah”

deHumanisaSi

1991 di Beijing, seorang perempuan Cina mengatakan bahwa salah satu kelemahan orang Indonesia adalah cengeng, tidak mandiri. ”Sedikit-sedikit mengeluh kepada Tuhan
Sebentar-sebentar minta tolong kepada Tuhan. Lalu, di mana eksistensi dirinya sebagai manusia?íí tanyanya.
Ibarat sikap orang tua terhadap anak-anaknya, Tuhan pasti tidak suka kalau manusia-manusia di bumi ini cengeng dan selalu menyerahkan semua masalah mereka kepada Dia.
”Tuhan Anda itu kasihan, karena harus menanggung banyak sekali keluhan dan permintaan dari jutaan manusia. Sikap cengeng dan merasa tidak berdaya seperti itu justru tidak bermoral, tidak bertanggung jawab, dan lari dari kenyataan,” katanya.
Di benaknya, manusia memiliki otoritas untuk mandiri menghadapi masalah dan menentukan nasibnya sendiri. Manusia harus bertanggung jawab atas hidupnya sendiri, tidak bergantung kepada pihak lain. Dalam konteks itulah, eksistensi dan martabat manusia akan ditentukan di muka bumi ini
Manusia harus mempunyai etos yang tinggi untuk mengatasi berbagai persoalan dunia.
Mirip dengan ungkapan tersebut, Kenneth Phifer (dalam esai The Faith of a Humanist) menyatakan, ”Tidaklah bermoral mengharapkan Tuhan untuk berkarya atas diri kita.
Kita harus bertindak untuk menghentikan peperangan dan kejahatan serta brutalitas di abad ini dan abad yang akan datang. Kita memiliki kekuatan untuk melakukan sesuatu. Kita memiliki kebebasan dalam menentukan tindakan kita sendiri.”

UNGKAPAN itu mengingatkan saya kepada kondisi masyarakat Indonesia akhir-akhir ini, yang mirip dengan situasi Abad Pertengahan (sekitar abad ke-14). Ketika itu Eropa diwarnai dengan wacana keagamaan yang sangat doktriner, penuh nuansa ketakutan akan dosa, bencana, dan siksa Tuhan.
Tokoh-tokoh agama dengan penuh semangat membersihkan ajaran dari penyimpangan, sampai-sampai perlakuan sewenang-wenang terhadap para ”pembangkang” justru dihayati sebagai perjuangan akhlak dan kesalehan.
Pada Abad Pertengahan, semangat keagamaan sangat menggebu-gebu.
Terlewat menggebu, sehingga tidak jarang justru melupakan nilai-nilai kehidupan dan kemanusiaan. Orang bicara tentang agama, tentang dogma-dogma, tetapi lupa kepada salah satu hakikat agama, yaitu meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaan; memanusiakan manusia.
Muncullah kemudian gerakan awam yang ingin mengembalikan kehidupan kepada kebebasan pribadi yang kritis dan mandiri. Acuannya adalah situasi era Yunani Kuno ketika rasionalitas dan kebebasan manusia dijunjung tinggi. Terjadilah pergeseran cara berpikir dari teologis-dogmatis ke antroposentris dan kritris.
Indonesia belakangan ini, tidak jauh berbeda dari situasi itu. Wacana keagamaan juga menggebu-gebu. Orang sering mengatasnamakan agama untuk melakukan suatu tindakan. Ayat-ayat suci (dari berbagai agama) bertebaran di mana-mana.
Klaim-klaim paling benar dan paling bisa masuk surga pun menjadi jamak. Begitu majunya wacana keagamaan, sampai-sampai seolah-olah manusia atau lembaga tertentu bisa menentukan seseorang masuk surga atau neraka; martir, syuhada atau bukan.
Persis dengan situasi Abad Pertengahan, sekarang terjadi reduksi rasionalitas. Orang tidak rasional dan menyerahkan segalanya kepada kekuatan supranatural, adikodrati. Wajar kalau tempat-tempat ibadah keagamaan penuh umat; tapi dukun-dukun, paranormal, ramalan-ramalan lewat short message services (SMS) pun tidak kalah laris.

KEADAAN itulah yang bisa disebut sebagai dehumanisasi. Ironisnya, kemerosotan nilai-nilai kemanusiaan itu justru terjadi di tengah-tengah maraknya wacana keagamaan. Lho? Apakah itu berarti bahwa meningkatnya kehidupan keagamaan mengakibatkan dehumanisasi? Bisa ya, bisa tidak; maybe yes, maybe no.
Ya, kalau agama (dan Tuhan) hanya dipandang sebagai pelarian dari ketidakberdayaan manusia menghadapi persoalan-persoalan duniawi. Tidak, kalau agama (dan Tuhan) justru disikapi sebagai ungkapan rasa syukur manusia atas kehidupan yang mereka peroleh di dunia.
Ya, kalau Tuhan hanya dipandang sebagai tempat mengeluh dan meminta, sehingga manusia menghilangkan eksistensinya sendiri sebagai makhluk paling mulia di dunia. Tidak, kalau Tuhan disikapi sebagai Yang Maha Kuasa, yang menyayangi dan mengasihi manusia sehingga memberikan kebebasan kepada manusia untuk berbuat yang terbaik bagi diri sendiri, bagi sesama, dan bagi bumi ini.
Kata-kata perempuan di Beijing itu jangan-jangan benar. Jangan-jangan banyak di antara kita memang cengeng dan tidak mandiri, hanya menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan dalam bingkai agama. Kita seperti anak-anak yang hanya mengeluh dan meminta kepada orang tuanya.
Sayang kalau keyakinan kepada Tuhan dan agama justru mengurangi etos manusia sebagai makhluk paling mulia, yang punya akal-pikiran dan kreativitas untuk meningkatkan harkat dan martabatnya. Mungkin ada baiknya kita merenungkan hal itu, siapa tahu bisa mendorong terwujudnya manusia-manusia unggul Indonesia.

Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang, kecuali seseorang itu berusaha mengubah nasibnya sendiri( ar rad:11 )

islam or cuma ngaku islam..?

“hai org2 yg beriman masuklah  kamu kdlm islam scr kaffah(keseluruhan), dan jgnlah kamu turut langkah2 syaitan. sesungguhny syaitan adlh msh yg nyata bagimu”(al baqarah:208)

islam adlh ajarn yg dyakini o/ mayoritas masyrkt ind. tp rasany ajrn islam yg bgt komplex itu blm sepenuhny dpahami  o/ sebagian besar penganutny. ktk dmint mendefinisikan islam mrk hany mampu menyebutkan sebagian kclny j..islm itu y syahadat, sholat ,puasa, zakat n haji sert dtambh 6rkn iman.dangkal bgt..tp kebanyakn mrk dah puas jg dg pemahamn yg spt itu..yach meskpn sholat byk bolgny, amal jg kl pas mampir kmasjid, cm bc Quran j tanp hrs tau arti sert maknny tp dalm tiap doany slalu mint dtunjkkn jln lurus, mint kebahagiaan dunia n akhrt.

jln lurus, jln yg Allh ridhoi..qt dah dberi petunjuk hidup tp qt jrg mempelajariny..skdr dbc,  g nyoba memaknainy, memikirkny aplg mengamalkanny. gmn mo ktm jln lurusny la wong petanny j g mudeng..dbuka j s’x2 cm dsimpn dlm lemari ksh kain putih bersih, dksh tasbih, dciumi tiap pg, kl jatuh lgsg diusap2 n djunjung tinggi2.begitu besar  penghormatn pd kitab itu tp  ketika subtansi quran itu dinjk2 qt tinggl diam..ex.adny prostitusi bknkh itu nmny tlah melegalkn zina, menjamurny iklan ttg ramalan yg sptny mendewakan “dukun” menjeruskan pd perbuatn syirik n others.qt seakan g memperduliin smua itu pdhl itulh yg lbh pentg k’timbg memberikan penghormtn lbh pd mushaf  yg bersifat fisik yg bs ilang, kebakarn, hanyut  n lebur pdhl substansiny itulh yg akn tetap abadi yg k tersimpan dlm dada org beriman yg slalu djadiin kompas hdp agr g tersesat n terombang ambing o/ pendapat org2 yg keliatanny benar tp hany sebuah pembenaran j.nabi dkatakn sbg Al Quran yg berjaln krn beliau bnr2 mengamalkan smua..yg berat ataup yg ringan. tp qt..??qt hany mengamalkan yg gampg2 j kl da yg sulit2 g mo mis ttg largn mendekati zina(pacaran), jihad, memakai hukm islm sbg aturn hdp.

islam itu made in Allah yg past cocok bwt aturan hdp qt cz qt jg ciptaan Allh. islm dbuat amt komplete yg menyangkut seluruh aspek kehidupan.Allh dah memeperhitungkan smuany tp dsr mans bodoh, dah dksh sistem hdp yg pas ee mlh cr sistem yg lain..liberal,kapitalis,sosialis etc.skrg dah terbukti kl sistem kapitalis itu g cocok bwt mans, AS tergoncang krisis pdhl mreka sgt mengagungkan sistem itu, uni soviet jg ancur.tp ngr timur tengah yg memakai sistm islam koq jg ancur..yach krn mreka blm mau bersatu n egois. indonesia gmn???pikirkn j lah..sistem pa yg co2k bwt qt..kl bnr2 islam past blg sistem islamlh yg plg cocok..meski kita amt plural n menghormati perbedaan. menurutq smua bs cz nabi jg dah membrikan conth..dMadina.nabi memberikan kebebasan pada umt nasrani n yahudi u/ ttp beribadah, mrk jg g dpaksa meluk islam.tp mrk dbwh hkm islam, mrk tunduk pd pemerinthn islam.mrk djamin keamananny selama mrk membayar jizah.bgt toleranny umat islm kala itu shg umt nasrani n yahudi akhrny mengakui luhurny ajrn islam yg bnr2 damalkn n finally mrk bersyhadad.

knp skrg islam terbelakang n kyE sbg momok bg bangs brt??mrk lbh mengidentikkn islm dg gambrn2 negtf such us radiakal/teroris, kacau, bodoh n kuno.pdhl islam itu selamat-membawa keselamatn,damai,teratur n rahmatanlil’alamin-rahmat bg semesta alm.umat islam hrs memperbaiki citra buruk itu dg bnr2 mengamalkan ajrnny.memahami alQuran scr kontekstual(dpraktekn) bkn tekstual(hany teori,mendengar n membaca tanpa puny orientasi u/ mempraktekkn).jika itu udh tertanam dlm jiwa umt islam indonesia n dunia mk kejayaan islam g hany kenangn j tp jg akn bnr2 terulang lg..mlh lbh jaya.

so, islam bkn agama(dr bhs sansekerta a=tdk gama=kacau) tp lbh luas dr itu.islam adlh ad dien-sebuah sistem hidup yg mencakup seluruh aspek kehidupan hukum, pendidikan,ekonomi,sosial n budaya.

mengapa Qt..

siang ni udr terik bgtzz..gerah.siang2 gini enakn bwt tdr or nyante dkmr kost.tp sodaraQ, cuaca ky gt g mempengaruhi tekad 2 akhwat u/ ikt berjuang membantu sodara2 qt dpalestina.maksdny??

Dg memakai celana levis model terbaru, kemeja n jilbab blusuan yg amt jauh dr kesan seorang muslimah yg srg qt sebut akhwat tp bgQ mreka ttp q sebut akhwat cz akhwat adlh sebutan universal untk seorang muslimah.tak lupa mreka jg memakai jas almamater bitu dongker dan idcard bertulisk “volunter ‘”. mreka berjalan sepanjang pertokoan dsktr kamps mreka dg membawa kardus amal dg cover besar “save palestina”.dg wjh sumringah tanp beban apapun mreka menyapa tiap org yg mreka temui entah djln or msk ktoko2.mreka tak malu or risih dg ta2pn org yg heran melihat aksi berani mreka. bagi mreka pa yg mreka lakukan adlh suatu bentuk solidariats riil qt pd sodara seiman dbelahan bumi sana.keringat mulai membasahi tubh mreka tp mreka ttp smgt.sesekali mreka berhenti untk istirahat.saat mreka istirahat da seorang bapak paruh baya menghampiri mreka.pakainnya rapi, memakai kopiah n baju koko.

“orang islam kok minta2?kalian memperburuk citra umat islam ja..”kata bpk itu.

mreka tertegun sejenak.tanpa mengalihkan pandangan k bpk itu.

“oo..jadi bpk mrs kami mintai.?coba kl bpk merasa kami ingatkan, pasti g k da crita ttg umat islam yg meminta2.tp yg da umt islam yg saling mengingatkan. bpk tahuk ayt terakhir d al asr..”jawb salh satu dantar mreka.lalu mreka meneruskan tgsny.mengetuk pintu hati semua orang agr mau peduli dg nasib sodara meskipun itu da dibelahan bumi sna.

pernyataan bpk tadi mengingatkan kita akan kebanyakan sifat kita yg selalu su’udzon menanggapi suatu fenomena disekitar kita, pdhl blm tentu yg diangap jelk olh kebanyakn org itu jelk dmata Allah. su’udzon jg mengikis niatan baik pada diri kita.qt g jd nolong org krn tkt dtipu or pikrn mcm2 yg lain mang c skrg kejahatn byk mcmny jd qt hrs bs bedain antr su’udzon n WASPADA.jgn tiap hal lalu qt ambl sisi negtfny cz sisi positf n negatif past melekat dtiap mans spt dua sisi mata uang yg g bs dpshin..no body perfect ..terlalu curiga bin negatif thinking alias su’udzon tu jg bkn muka tegang, g bs senym n mata jd belok.he..

pernyataan bpk itu jg tlah menuduh org dg alsn yg g jelas.masa cm ngedarin kardus bantuan u/ palestina dituduh menjelek2kn agm islm.padhl dnegara qt byk tu pejabat yg korupsi. coba liat KTP mreka past mreka agmny islam..y k?tp g da tuch yg brni ngatain mreka gitcuu.nm islam jg ternoda krn ulah sekelompok org yg bgt fanatik. fanantik itu emg hrs cz dg puny skp itu berarti kita emg bnr2 dah anggap islam itu sbg agm yg HAQ dr sgl agm yg da dbumi ni. tp jika berlebihan, berpikiran sempit n ekskluif serta menganggap umat diluar islam itu kafir n perlu dbasmi itu adlh kesalahn.

so..liatlh suatu fenomena/peristiwa dg sdt pang yg berbeda agr qt bs lbh bijak mengambil keptsn n tindakn agr Qt g nyakitn perasaan orLa.mengapa qt g ikt berlomba-lomba mengerjakn suatu k’baikn dlm kebersamaan n dg segala keterbatasan qt.bkn mlh mencemooh tindkn itu meski cr yg mrk lakukan g spt sesuai dg kehendak kita tp jk itu u/ kebaikn why not..

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.